Rabu, 05 Juni 2013

10 Makanan Khas Korea Selatan


        Masakan Korea adalah makanan tradisional yang didasarkan pada teknik dan cara memasak orang Korea. Masakan Korea berbahan dasar sebagian besar pada beras, mie, tahu, sayuran dan daging. Makanan tradisional Korea terkenal akan sejumlah besar makanan sampingan (lauk) yang disebut banchan yang dimakan bersama nasi putih dan sup (kaldu).

Makanan Korea Selatan sangat pedas dan khas, kebanyakan orang menyukainya bahkan yang berasal dari luar Korea Selatan. Makanan khas Korea Selatan terdiri dari bap (nasi putih), gak (sup, sering dibuat dari sayuran, seafood dan daging) dan berbagai jenis banchan (lauk). Makanan fermentasi termasuk kimchi (acar pedas) dan dwejang (pasta kedelai Korea) telah menjadi bagian dari diet Korea selama berabad-abad.
Berikut ini adalah jenis-jenis makanan di Korea Selatan, seperti makanan berat dan makanan ringan :
1)    Kimchi (김치)

Kimchi termasuk kedalam banchan (lauk). kimchi adalah makanan fermentasi dan disajikan dengan berbagai macam makanan dan dikenal dengan rasanya yang pedas. Kimchi terbuat dari sayuran (biasanya dari kubis, sawi, lobak putih atau ketimun) yang difermentasikan dengan bahan rempah seperti jahe, bawang putih, bawang bombai dan bubuk cabe. Kimchi yang paling banyak dikonsumsi adalah kimchi yang terbuat dari kubis China, kimchi memiliki banyak jenis  rasa dan varietas di setiap wilayah dan musim produksinya.

2)    Kimbap (김밥)

Gimbap adalah nasi gulung atau nasi rumput laut (김밥). Gimbap termasuk kedalam makanan cepat saji yang popular di Korea Selatan. Gimbap terbuat dari nasi yang dibalut dengan rumput laut kering (kim), yang diisi dengan berbagai macam sayur-sayuran, telur goring, ikan, daging, sosis, biji-bijian, keju, dan sebagainya sesuai dengan selera.

3)    Bibimbap (비빔빕)

Bibimbap adalah makanan yang dibuat dengan cara menampurkan nasi dengan sayuran mentah (namul). Bibimbap dapat disebut sebagai nasi campur (비빔빕). Bibimbap dapat ditambahkan dengan telur mentah atau matang diatasnya dan disajikan dengan mangkuk dari batu yang sudah dipanaskan yang biasa disebut dengan dolsot (돌솥).  Bibimbap dapat pula dihidangkan dengan daging sapi cincang mentah (yukhoe). Bibimbap dimakan setelah nasi dan lauk diaduk hingga tercampur rata dan dapat pula digabung dengan gochujang (pasta cabai merah).

4)    Jajangmyeon (자장면)

Jajangmyeon (자장면) adalah mie dengan saus pasta kacang kedelai hitam (saus chunjang (준장)). Jajangmyeon berasal dari Beijing, China yang diadaptasi ke Korea dengan cita rasa khas negeri gingseng tersebut. Jajangmyeon lebih dikenal sebagai makanan khas dari Korea Selatan. Jajangmyeon terbuat dari mie Korea dengan berisikan sayuran, daging, bawang, dan lain-lain. Jajangmyeon disiram dengan saus pasta kacang kedelai hitam.

5)    Bulgogi (불고기)

Bulgogi yang berarti “daging api” adalah masakan yang terbuat dari daging sirloin atau bagian daging sapi yang bagus. Bulgogi disajikan dengan nasi serta daun selada untuk membungkusnya. Bulgogi dibuat dengan irisan daging sapi yang direndam dengan kecap, minyak wijen, jus pir atau gula.

6)    Galbi (갈비)

Galbi (갈비) adalah makanan khas Korea Selatan yang terbuat dari daging iga babi atau sapi yang dipanggang dengan arang. Terkadang galbi dimasak dengan bumbu, kadang pula dimasak tanpa bumbu. Galbi dimakan dengan cara daging dibungkus dalam daun selada, daun perilla, atau daun sayuran lainnya. Sebelum dimakan galbi yang sudah dibungkus dicelupkan terlebih dahulu ke dalam ssamjang (saus yang terbuat dari campuran pasta kacang kedelai dan cabai merah).

7)    Dakgalbi (닭갈비)

Dakgalbi adalah potongan ayam yang dibentuk dadu dan dibumbui dengan berbagai macam rempah-rempah, direndam dalam saus gochujang, dimasak dengan kubis, ubi jalar, daun bawang, bawang bombay, dan tteok (kue beras).

8)    Kongnamul (콩나물)

Kongnamul adalah kecambah yang dikonsumsi dengan banchan yang direbus atau dibumbui. Terdapat berbagai macam variasinya, yaitu : kongnamul-bap (kecambah yang dicampur rata dengan nasi), kongnamul-guk (sup kecambah) dan kognamul-gukbap (nasi yang dicampur dengan sup kecambah).

9)    Ramyeon (라면)

Ramyeon adalah mie ramen khas Korea, namun agak berbeda dengan mie ramen yang berasal dari Jepang. Ramyeon Korea dapat pula berarti mie instan yang dijual dalam bentuk kemasan. Ramyeon dimasak dengan kuah yang sangat pedas da biasanya ditambahkan dengan sayuran, daging atau kimchi. Sekarang warga Indonesia pun dapat mencoba menikmati mie ramyeon yang dijual di supermarket-supermarket terdekat atau datang ke restoran yang menyediakan menu ramyeon.

10) Tteokbokki/Ddeokbokki (떡볶이)

Tteokbokki/Ddeokbokki dibuat dengan tteok (kue beras) yang direbus dengan gochujang dan irisan kue ikan (fish cake). Telur rebus dan mandu (pangsit) yang digoreng sering disajikan dengan Tteokbokki/Ddeokbokki. Adapula rabokki  yang terbuat dari campuran ramyeon dan Tteokbokki/Ddeokbokki.









Referensi :

Komentar Tentang Jokowi Mempidanakan Coreter-Coreter




Coretan-coretan yang terpampang di dinding jalanan, biasanya mengundang banyak komentar, baik komentar positif ataupun komentar negatif bagi yang merasa terganggu. Banyak coretan yang tidak mengandung arti atau tidak memiliki makna tertentu, tetapi adapula beberapa coretan yang digambar dengan indah dan memiliki makna didalamnya, seperti sarat peran sosial ataupun iklan sebuah produk.
Pemerintah DKI pun mempunyai Peraturan Daerah No.8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Dalam pasal 21 ayat a dijelaskan bahwa “setiap orang atau badan dilarang mencoret-coret, menulis, melukis, menempel iklan di dinding atau di tembok, jembatan lintas, jembatan penyebrangan orang, halte, tiang listrik, pohon, kendaraan umum dan atau sarana umum lainnya”. Apabila warga DKI Jakarta melanggar pasal tersebut, akan dikenakan ancaman pidana kurungan paling singkat 10 hari dan paling lama 60 hari atau denda paling sedikit Rp 100.000,- dan paling banyak Rp 20 juta.

Menurut saya mempidanakan coreter-coreter itu ide yang bagus, agar tidak ada lagi warga yang mencoret-coret dinding jalanan dengan kata-kata yang tidak pantas. Karena apabila warga masih melakukan coretan liar, akan ada sanksi tegas dengan dijatuhi denda melalui sidang tindak pidana ringan, agar para warga yang mengotori dinding jalanan sadar akan kebersihan lingkungan. Tetapi, pemerintah harus melihat pula bentuk-bentuk coretan tersebut. Ada pula coretan yang memiliki makna dan gambar yang indah, contohnya Graffiti. Banyak orang yang membuat graffiti di jalanan, karena mereka tidak memiliki lahan atau tempat untuk mencurahkan ide dan kreatifitas mereka. Graffiti merupakan sebuah seni yang memiliki makna disetiap gambar atau tulisan yang dibuat. Menurut saya warga yang pantas untuk dipidana adalah warga yang membuat coretan-coretan berupa kata-kata kasar atau pun berbau sara. Dan bagi para seniman yang dapat membuat graffiti diberikan tempat atau lahan untuk mencurahkan seluruh ide dan kreatifitas mereka.



Persiapan Menghadapi UTS




Dalam menghadapi UTS (Ujian Tengah Semester) kita sebagai mahasiswa haruslah mempunyai kita-kiat agar tenang ketika sedang UTS dan dapat mengisi semua jawaban dengan benar dan tepat. Persiapan yang saya lakukan apabila akan menghadapi UTS, sebagai berikut :
1)     Berdoa, baik sebelum ataupun sesudah belajar dan ketika memulai dan mengakhiri dalam pengisian jawaban.
2)     Melengkapi catatan atau materi yang kurang.
3)     Mempelajari kembali materi yang telah diajarkan dikelas dan mendownload materi di Staffsite dosen yang mengajar mata kuliah tersebut untuk melengkapi materi.
4) Membuat catatan atau rangkuman dari keseluruhan materi agar lebih mudah dipahami dengan bahasa sendiri.
5) Mencoba mengulang untuk menyelesaikan latihan-latihan yang pernah diberikan dosen.
6)     Membaca dan memahami materi.

;;

By :
Free Blog Templates