Kamis, 15 Desember 2011

KOMUNIKASI

A. Definisi komunikasi

Secara harafiah, komunikasi berasal dari Bahasa Latin: COMMUNIS yang berarti keadaan yang biasa, membagi. Dengan kata lain, komunikasi adalah sutu proses di dalam upaya membangun saling pengertian. Dalam suatu organisasi biasanya selalu menekankan bagaimana pentingnya sebuah komunikasi antar anggota organisasi untuk menekan segala kemungkinan kesalahpahaman yang bisa saja terjadi.

Berikut ini adalah definisi serta penjelasan mengenai komunikasi menurut beberapa ahli:

ü PALO ALTO

Ketika dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus karena mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi.

ü HIMSTREET & BATY

Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau tindakan.

ü BOVEE

Komunikasi adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan.

ü LASWELL

Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa.

ü CARL I. HOVLAND

Komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non verbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain.

ü THEODORSON & THEDORSON

Komunikasi adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol.

ü EDWIN EMERY

Komunikasi adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang kepada orang lain.

ü DELTON E, Mc FARLAND

Komunikasi adalah suatu proses interaksi yang mempunyai arti antara sesama manusia.

ü WILLIAM ALBIG

Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan.

ü CHARLES H. COOLEY

Komuniksi berarti suatu mekanisme hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpan dalam waktu.

ü A. WINNET

Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut.

ü KARFRIED KNAPP

Komunikasi merupakan interaksi antar pribadi yang menggunakan sistem simbol linguistik, seperti sistem simbol verbal (kata-kata) dan non verbal. Sistem ini dapat disosialisasikan secara langsung / tatap muka atau melalui media lain (tulisan, oral, dan visual).

b. unsur-unsur komunikasi

Dalam proses komunikasi ada tiga unsur yang mutlak harus dipenuhi karena merupakan suatu bentuk kesatuan yang utuh dan bulat. Bila salah satu unsur tidak ada, maka komunikasi tidak akan pernah terjadi. Dengan demikian, setiap unsur dalam komunikasi itu memiliki hubungan yang sangat erat dan slaing ketergantungan satu dengan lainnya. Artinya, keberhasilan komunikasi ditentukan oleh semua unsur tersebut. Unsur - unsur komunikasi yaitu :

  1. Komunikator / pengirim / sender .

Merupakan orang yang menyampaikan isi pernyataannya kepada komunikan. Komunikator bisa tunggal, kelompok, atau organisasi pengirim berita. Komunikator bertanggung jawab dalam hal mengirim berita dengan jelas, memilih media yang ocok untuk menyampaikan pesan tersebut, dan meminta kejelasan apakah pesan telah diterima dengan baik. Untuk itu, seorang komunikator dalam menyampaikan pesan atau informasi harus memperhatikan dengan siapa dia berkomunikasi, apa yang akan dia sampaikan, dan bagaimana cara menyampaikannya.

  1. Komunikan / penerima / receiver .

Merupakan penerima pesan atau berita yang disampaikan oleh komunikator. Dalam proses komunikasi, penerima pesan bertanggung jawab untuk dapat mengerti isi pesan yang disampaikan dengan baik dan benar. Penerima pesan juga memberikan umpan balik kepada pengirim pesan untuk memastikan bahwa pesan telah diterima dan dimengerti secara sempurna .

  1. Saluran / media / channel .

Merupakan saluran atau jalan yang dilalui oleh isi pernyataan komunikator kepada komunikan dan sebaliknya . Pesan dapat berupa kata - kata atau tulisan, tiruan, gambaran atau perantara lain yang dapat digunakan untuk mengirim melalui berbagai channel yang berbeda seperti telepon, televisi, fax, photo copy, email, sandi morse, semaphore, sms, dan sebagainya. Pemilihan channel dalam proses komunikasi tergantung pada sifat berita yang akan disampaikan ( Wursanto, 1994 ) .



c. hambatan-hambatan komunikasi

Dalam praktek berkomunikasi biasanya seseorang akan menemui berbagai macam hambatan yang jika tidak dapat ditanggapi dan disikapi secara tepat akan membuat proses komunikasi yang terjadi menjadi sia-sia karena pesan tidak tersampaikan atau yang sering terjadi adalah terjadinya penyimpangan. Adapun hal-hal yang sering terjadi adalah karena ketidakmampuan seorang penyampai pesan dalam:

· Berkomunikasi sesuai tingkatan bahasa para pendengarnya.

Seorang pedagang makanan yang hanya lulusan SMP tentunya akan kesulitan mengerti pembicaraan seorang sarjana teknik yang berbicara menggunakan istilah-istilah tekniknya.

· Mengerti keinginan arah pembicaraan dari para pendengarnya.

Sekelompok remaja SMA tentunya wajar jika tidak tertarik pada pembicaraan mengenai permasalahan bagaimana merawat dan mendidik balita yang disampaikan seorang ibu rumah tangga.

· Mengerti kelas sosial para pendengarnya.

Sekelompok petani didesa tentunya tidak mengerti dan tidak tertarik pada pembicaraan seorang pialang mengenai perdagangan saham.

· Memahami latar belakang serta nilai-nilai yang dipegang teguh para pendengarnya.

Seorang ahli presentasipun akan sangat kesulitan menembus dan merubah “kekebalan” (kekeras-kepalaan) pendapat seorang individu apalagi kelompok masyarakat yang mengkonsumsi makanan pokok nasi menjadi gandum, kentang atau lainnya walaupun didukung “bukti-bukti dan alasan yang kuat dan benar”.

d. klasifikasi komunikasi dalam organisasi

Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :

ü Dari segi sifatnya :

a) Komunikasi Lisan : komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara.

Contoh : berbincang, presentasi dan lain-lain.

b) Komunikasi Tertulis : komunikasi melalui tulisan.

Contoh : sms, email dan lain-lain.

c) Komunikasi Verbal : komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan.

Contoh : berbincang, curhat dan lain-lain.

d) Komunikasi Non Verbal : komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat)

Contoh : orang yang grogi gemetar tubuhnya

ü Dari segi arahnya :

a) Komunikasi Ke atas : komunikasi dari bawahan ke atasan.

b) Komunikasi Ke bawah : komunikasi dari atasan ke bawahan.

c) Komunikasi Horizontal : komunikasi ke sesama manusia/ setingkat.

d) Komunikasi Satu Arah : pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik).

e) Komunikasi Dua Arah : berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi.

ü Menurut Lawannya :

a) Komunikasi Satu Lawan Satu : berbicara dengan lawan bicara yang sama
banyaknya. cth:berbicara melalui telepon.

b) Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok) : berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok. Cth: introgasi maling dengan kelompok hansip.

c) Kelompok Lawan Kelompok : berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain. Cth: debat partai politik.

ü Menurut Keresmiannya :

a) Komunikasi Formal : komunikasi yang berlangsung resmi.cth: rapat pemegang saham.

b) Komunikasi Informal : komunikasi yang tidak resmi, cth : berbicara antara teman.




References :

ü http://carapedia.com/pengertian_definisi_komunikasi_menurut_para_ahli_info487.html

ü http://id.shvoong.com/humanities/linguistics/2198711-unsur-unsur-komunikasi/

ü http://id.shvoong.com/humanities/linguistics/2198711-unsur-unsur-komunikasi/#ixzz1gg0cgUWq

ü http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2205648-hambatan-hambatan-komunikasi/

ü http://vigav08.student.ipb.ac.id/2010/06/18/hambatan-hambatan-komunikasi/

ü http://bungadit.blogspot.com/2009/11/klasifikasi-komunikasi-dalam-organisasi.html

0 Comments:

Post a Comment