Minggu, 27 Oktober 2013

CARA KERJA JARINGAN WIRELESS DAN CONTOHNYA




Jaringan wireless/nirkabel adalah teknologi jaringan yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik melalui udara sebagai media untuk mengirimkan informasi dari pengirim ke penerima. Jaringan wireless/nirkabel digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Penggunaan yang paling umum digunakan adalah untuk menghubungkan pengguna laptop yang melakukan perjalanan dari lokasi ke lokasi atau untuk jaringan mobile yang terhubung melalui satelit.
Jaringan ini memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pemakaiannya. Kelebihan dari jaringan ini, yaitu :
-        Kebebasan dalam beraktifitas,
-        Lebih mudah dalam proses instalasi, dan
-        Area kerja yang lebih luas.
Adapula kekurangan dari jaringan ini, antara lain :
-        Delay besar,
-        Tata keamanan tidak terjaga, dan
-        Biaya yang dikeluarkan lebih mahal.

Bagaimana cara kerja jaringan wireless???
Pada jaringan wireless terdapat tiga buah kompenen yang dibutuhkan untuk mengirim dan menerima data, yaitu :
1.   Sinyal Radio (Radio Signal),
2.   Format Data (Data Format), dan
3.   Struktur Jaringan (Network Structure).
Dalam jaringan computer terdapat tujuh lapisan OSI (Open System Interconnection), yaitu :
1.   Pysical Layer (Lapisan Fisik),
2.   Data-link Layer (Lapisan Keterkaitan Data),
3.   Network Layer (Lapisan Jaringan),
4.   Transport Layer (Lapisan Transport),
5.   Session Layer (Lapisan Sesi),
6.   Presentation Layer (Lapisan Presentasi), dan
7.   Application Layer (Lapisan Aplikasi).
Sinyal Radio bekerja pada Pysical Layer (Lapisan Fisik), lalu Format Data bekerja mengendalikan beberapa lapisan diatasnya dan Struktur Jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio.
Saat akan mengirimkan data, ketiga komponen tersebut akan berfungsi sebagai alat yang merubah data digital menjadi sinyal radio. Pada saat menerima data, ketiga komponen tersebut akan berfungsi sebagai alat yang merubah sinyal radio menjadi data digital.
Sinyal radio dapat diubah menjadi data digital dengan cara menyatukan Transmitter (Alat yang menghasilkan gelombang radio), Receiver (Alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio), dan Antena (Alat yang membantu transmitter dan receiver agar lebih fokus saat megirim, membuat pola gelombang, mengarahkan, meningkatkan, dan menangkap sinyal radio) yang dilah dari gelombang menjadi bit-bit biner dalam semua peralatan wireless LAN tersebut.


Apa saja contoh jaringan wireless???
Beberapa teknologi wireless yang telah dikembangkan, antara lain :
§  Bluetooth
Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz dengan menggunakan sebuah frekuensi hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host Bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas.
Cara kerja dari Bluetooth , yaitu dengan memiliki sistem Bluetooth pada alat komunikasi yang digunakan dan juga ada dua perangkat sebagai pengirim dan penerima data. Bluetooth  dapat digunakan dalam jarak radius ≤ 10 meter.
§  Infrared
Infrared adalah sinar elektromagnetik yang panjang gelombangnya lebih daripada cahaya nampak, yaitu antara 700 nm dan 1 mm. Dengan panjang gelombang ini maka cahaya infrared tidak akan tampak oleh mata, namun akan terasa atau terdeteksi radiasi panas yang ditimbulkan. Komunikasi infrared cukup cepat dan tidak membutuhkan biaya untuk berkoneksi.
§  Wi-Fi
Wifi adalah salah satu jaringan nirkabel. Sinyal wifi mempengaruhi kuat lemahnya jaringan yang terhubung. Wifi dapat mengganggu perangkat komunikasi lain seperti komunikasi radio yang bekerja dalam frekuensi yang sama.
Wifi awalnya ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan LAN (Local Area Network), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
§  Dan lain-lain






Sumber :
§  http://id.wikipedia.org/wiki/Nirkabel
§ http://ujiantikdomsav9ckel12.blogdetik.com/2013/03/16/pengertian-jaringan-nirkabel-32-susilo/
§  http://teknologi-wireless.blogspot.com/2011/10/perkembangan-teknologi-wireless.html?m=1
§ http://ouzet.blogspot.com/2012/12/jenis-jenis-jaringan-nirkabel-muhammad.html?m=1
§  http://www/transiskom.com/2013/06/pengertian-wireless-network.html?m=1
§  http://titasinsi.blogspot.com/2013/01/cara-kerja-wireless.html?m=1
§  http://bresseker.wordpress.com/2011/10/07/bagaimana-cara-kerja-jaringan-wireless/
§  http://dannish.blogspot.com/2013/03/cara-kerja-jaringan-wireless.html?m=1

Selasa, 08 Oktober 2013

Contoh Produk Penerapan Telematika

Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yaitu “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya system jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Kemampuan telematika adalah untuk mentrasmisikan jumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya.
Ragam bentuk yang akan disajikan merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor. Contoh-contoh penerapan telematika, yaitu e-government, e-commerce, e-learning, e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research dan masih banyak lagi yang dapat memberikan informasi. Selain bebasiskan web, telematika dapat pula berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya GPS (Global Position System) atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, 3G, 4G, atau system navigasi digital yang biasa digunakan oleh angkatan laut dan udara, serta teleconference. Contoh bentuk penerapan telematika yang akan dibahas adalah e-learning.
e-learning adalah system atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Globalisasi menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang cara mengajar yang menggunakan media internet berbasis web atau situs yang dapat diakses oleh pelajar ataupun mahasiswa/i. Dengan menggunakan teknologi telematika yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya dan dosen dengan para mahasiswa/i yang diajarnya. Dengan menggunakan e-learning dapat dilihat materi pembelajaran, nilai yang diperoleh atau jadwal kuliah secara online. Selain murid atau mahasiswa/I, portal e-learning dapat pula diakses oleh siapapun yang memerlukannya.
Keunggulan dari penggunaan e-learning :
[1]  Fleksibel dikarenakan dapat digunakan dimana saja dan kapan saja.
[2] Lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka.
[3] Mengurangi biaya untuk materi pembelajaran (buku atau fotokopi materi).
[4] Cara mengajarkan materi dan penguasaan materi yang berbeda, sehingga dapat memberikan standar kualitas yang lebih konsisten.
[5] Siswa dapat belajar dengan kemampuannya sendiri.
[6] Kecepatan pendistribusian materi pembelajaran yang meningkat tinggi.


Sumber :
-     http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
-     http://e-majalah.com/0508sucipto.html
-     http://makalahpedia.com/3285/teknologi/definisi-dan-pengertian-e-learning.html

;;