Senin, 09 April 2012

Karya ilmiah Teori Organisasi Umum #

PERANAN PASAR MODAL BAGI PEMBANGUNGAN DAN PERKEMBANGAN PASAR MODAL DI ERA GLOBALISASI



DISUSUN OLEH :

NAMA : ANISYA ALISHINA

NPM : 10110885

KELAS : 2KA03



UNIVERSITAS GUNADARMA

JURUSAN SISTEM INFORMASI

FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI

ATA 2011/2012




BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pasar modal merupakan tempat kegiatan perusahaan mencari dana untuk membiayai kegiatan usahanya dan salah satu instrumen keuangan penting dalam suatu perekonomian, yang dapat dimanfaatkan untuk memobilisasi dana dari masyarakat ke sektor produktif (perusahaan). Selain itu, pasar modal juga merupakan suatu usaha penghimpunan dana masyarakat secara langsung dengan cara menanamkan dana kedalam sebuah perusahaan. Pasar modal memiliki peran besar bagi perekonomian suatu Negara karena pasar modal menjalankan 2 fungsi yakni fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Fungsi utama dari pasar modal adalah sebagai sarana pembentukan modal dan akumulasi dana bagi pembiayaan suatu perusahaan. Pasar modal ada karena adanya perusahaan-perusahaan yang menjadi anggotanya atau berniat menjual saham dan sebagainya untuk mendapatkan modal dari masyarakat dan juga untuk menunjukkan kredibilitas suatu perusahaan. Dengan berkembangnya suatu Negara, maka pasar modal akan semakin maju, baik dari segi strategis maupun sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan yang ada di bursa efek.

Pasar modal sekarang ini menjadi hal yang sangat penting bagi perekonomian suatu Negara, karena perekonomian suatu Negara dilihat dari pergerakan pasar modal di Negara tersebut. Pasar modal yang maju dan berkembang pesat merupakan impian banyak Negara. Pasar modal tidak hadir di zaman modern Indonesia saat ini, namun pasar modal Indonesia telah dibuka sejak dalam penjajahan bangsa Belanda dan hingga saat ini sudah berkembang cukup pesat. Indonesia sebagai Negara sedang berkembang, tingkat tabungan masyarakat masih rendah, sehingga dana untuk investasi menjadi tidak mencukupi. Di Indonesia pendekatan pasar modal lebih terarah kepada kebijakan pembangunan nasional. Pembangunan suatu Negara memerlukan dana investasi yang tidak sedikit. Dalam pelaksanaannya diarahkan untuk berlandaskan kepada kemampuan diri sendiri dan memanfaatkan dari sumber lainnya sebagai pendukung.

Perkembangan pasar modal di Indonesia merupakan fakta sejarah yang tidak terlepas dari Tempus dan Locus yang terwujud dalam produk, proses, pelaksanaan, perangkat hokum, susunan dan latar belakang pembentukannya. Ada pendapat yang mengatakan bahwa pasar modal memainkan peranan yang penting dalam system ekonomi dan pemerintah di berbagai penjuru dunia sehingga dirasa perlu untuk mengatur berbagai aspek pasar. Pasar modal Indonesia masih banyak diatur dan dipengaruhi oleh politik di Indonesia. Dalam perjalanannya pasar modal di Indonesia banyak mengalami pasang surtu dengan cepat. Peningkatan tajam dapat dilakukan dengan cepat dan juga untuk surutnya bisa juga dengan kurun waktu yang relative singkat.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas yang sudah membahas sedikit tentang pasar modal dan sejarah perkembangannya, maka dapat diidentifikasikan permasalahan pokok dari karya ilmiah ini, yaitu :

  1. Bagaimanakah peranan pasar modal bagi pembangunan ?
  2. Bagaimana perkembangan pasar modal di Indonesia pada era globalisasi ?

C. Landasan Teori

Pengertian Pasar Modal dalam arti yang luas adalah kebutuhan sistem keuangan yang terorganisir, termasuk bank-bank komersial dan semua perantara di bidang keuangan. Definisi dalam arti menengah, pasar modal adalah semua pasar yang terorganisir dan lembaga-lembaga yang memperdagangkan warkat-warkat kredit (biasanya yang berjangka lebih dari 1 tahun) termasuk saham-saham, obligasi, pinjaman berjangka, hipotik dan tabungan serta deposito berjangka. Sedangkan dalam arti sempit pasar modal dapat diartikan sebagai suatu pasar yang diperuntukan untuk memperdagangkan saham, obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek. Jadi pasar modal adalah bursa-bursa perdagangan uang dan efek. Sedangkan Bursa adalah gedung-gedung atau ruang yang ditetapkan sebagai kantor dan tempat kegiatan perdagangan efek. Efek adalah setiap saham, obligasi atau bukti lainnya, termasu sertifikat atau surat pengganti serta bukti sementara dari surat-surat tersebut, bukti keuntungan dan surat-surat jaminan, obligasi atau bukti pernyataan dalam modal atau pinjaman lainnya, serta setiap alat yang lazim dikenal sebagai efek.

Instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal merupakan instrumen jangka panjang (jangka waktu lebih dari 1 tahun), berbagai instrumen derivative seperti option, futures, dan lain-lain. Instrumen jangka panjang pada pasar modal, antara lain :

  1. Saham adalah sertifikat yang menunjukkan bukti kepemilikan suatu perusahaan. Keuntungan alas saham disebut deviden.
  2. Obligasi adalah surat yang menyatakan bahwa pemilik surat tersebut memberikan pinjaman kepada perusahaan yang menerbitkan surat obligasi.
  3. Bukti Right (Right Issue) adalah surat berharga yang memberikan hak bagi investor untuk membeli saham baru yang dikeluarkan oleh emiten.
  4. Waran adalah hak untuk membeli saham pada waktu dan harga yang sudah ditentukan.
  5. Reksadana adalah sekumpulan saham, obligasi, serta efek lain yang dibeli oleh sekelompok investor dan dikelola oleh sebuah perusahaan investasi yang professional.

Keberadaan pasar modal dibentuk berdasarkan kebutuhan perkembangan ekonomi nasional yang menuntut adanya sarana penarikan dana masyarakat melalui lembaga pasar modal. Perkembangan secara evolutif ini banyak ditemui di Negara-negara kapitalis liberal. Pasar modal mempunyai banyak fungsi, secara makro ekonomi sebagai sarana pemerataan pendapatan. Masyarakat dapat menikmati keuntungan dari perusahaan walaupun mereka bukan pendiri atau pengelola, yaitu dengan membeli saham perusahaan tersebut. Sehingga keuntungan perusahaan dapat dinikmati masyarakat umum dengan bantuan pasar modal.

Manfaat dari pasar modal adalah sebagai berikut :

  • Pasar modal sebagai alternatif investasi.
  • Pasar modal merupakan wahana pengalokasian dana secara efisien.
  • Pelaksanaan aktivitas ekonomi nasional.
  • Memungkinkan para investor untuk memiliki perusahaan yang sehat dan berprospek baik.
  • Pelaksanaan manajemen perusahaan secara professional dan transparan.

Bagi perusahaan, pasar modal juga memberikan keuntungan besar, yaitu untuk mengembangkan usahanya (ekspansi) dengan menggunakan dana dari hasil penjualan saham di pasar ini tanpa harus hutang ke Bank yang bunganya cukup besar, dengan syarat yang rumit. Pasar ini juga sebagai Leading Indicator perekonomian suatu Negara, jika kondisinya baik atau berkembang, maka ekonomi suatu Negara tersebut juga akan baik (tidak berlaku mutlak).

System ekonomi pasar di Indonesia dianggap hanya memakmurkan sebagian kecil golongan masyarakat. Hal ini mengakibatkan Indonesia mengalami kegagalan yang disebabkan oleh pengelolaan yang kurang baik yang dilakukan oleh masyarakat itu sendiri dan bukan murni kesalahan system ekonomi tersebut.




BAB III

PEMBAHASAN



A. Peranan Pasar Modal Bagi Pembangunan

Pasar modal sebagai instrumen ekonomi menjadi salah satu pilar penting bagi masyarakat untuk melakukan investasi dan sekaligus sebagai sumber pembiayaan bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. Sebagai instrumen keuangan maka pasar modal hanya akan dapat berkembang dengan baik bila dibangun berdasarkan prinsip wajar, transparan dan aman. Prinsip tersebut ditujukan untuk melindungi kepentingan investor (investor protection yang dapat melahirkan kepercayaan (trust) di dalam mekanisme pasar.

Pasar modal sebagai alternatif pendanaan bagi pengembangan dunia usaha mempunyai peranan strategis dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional, juga berfungsi sebagai salah satu sarana investasi bagi pemodal yang mempunyai kelebihan dana. Pada prinsipnya, usaha merealisasi masyarakat yang adil dan makmur tidak dapat dilepaskan dari pembangunan. Sementara itu pembangunan membutuhkan dana dan salah satu jalan memperolehnya adalah melalui kegiatan investasi dengan cara jual beli saham di pasar modal. Investasi melalui kegiatan ini bisa mendapatkan sumber pembiayaan yang murah, baik dari segi politik maupun ekonomi. Secara politis, dana hasil penjualan saham dapat dijadikan sumber pengganti pinjaman luar negeri.

Dengan berkurangnya pinjaman luar negeri maka berkurang pula ketergantungan kita kepada Negara-negara pemilik modal yang cenderung mendiktekan persyaratan-persyaratan seperti hak asasi manusia, lingkungan hidup dan demokrasi. Dari segi ekonomi, biaya penjualan saham di pasar modal lebih rendah jika dibandingkan dengan bunga perbankan, baik perbankan dalam maupun luar negeri. Modal penjualan ini dapat dipakai untuk membiayai proes produksi barang dan jasa.

Pasar modal dapat membantu nasabah Bank untuk mengadakan restrukturisasi modalnya. Dan kekhawatiran investasi akan salah arah tertuju pada kekuatan-kekuatan yang bersift monopoli akan dapat dihindari. Pasar modal memperkuat sasaran legal lending limit. Dengan berkembangnya pasar modal, maka akan sejalan dengan tujuan pemerataan hasil pembangunan, membuka kesempatan kerja dan tidak kalah pentingnya yaitu mengurangi ketegangan sosial di kalangan masyarakat.

Kekhususan dari rezim hukum pasar modal terletak pada kerangka hokum (legal frame work) yang sangat dinamis sesuai dengan perkembangan pasar. Sifat universal yang termuat di dalam hokum pasar modal disebabkan oleh adanya kesamaan system dan mekanisme pasar modal yang ada diseluruh dunia. Banyak industry dan perusahaan yang menggunakan institusi pasar modal sebagai media untuk menyerap investasi dan media untuk memperkuat posisi keuangannya. Secara faktual, pasar modal telah menjadi financial nerve-centre (saraf financial dunia) dunia ekonomi modern.

Peranan pasar modal bagi pembangunan ekonomi Indonesia, selain sebagai salah satu barometer investasi namun juga menjadi cermin atas tingkat kepercayaan pemodal domestic maupun internasional. Sejalan dengan hal itu pula peranan hokum bagi perkembangan pasar modal menjadi tolak ukur untuk melahirka n pranata investasi yang kuat.

B. Perkembangan Pasar Modal di Indonesia Pada Era Globalisasi

Sejarah perkembangan pasar modal di Indonesia dapat dibagi dalam beberapa periode. Pembagian periode ini ada karena adanya hal-hal khusus yang terjadi dalam proses perkembangannya. Periode perkembangan pasar modal adalah sebagai berikut :

  • Periode Permulaan ( 1878-1912)

Di Indonesia kegiatan transaksi saham dan obligasi dimulai pada abad ke-19. Dikarenakan belum banyak yang mengetahui tentang bursa, maka perdagangan saham dan obligasi dilakukan tanpa organisasi resmi dan mengakibatkan catatan resmi mengenai transaksi tersebut tidak lengkap.

  • Periode Pembentukan Bursa 1912-1925)

Perkembangan transaksi efek semakin meningkat, tetapi bursa yang resmi belum ada. Setelah berdirinya Bursa Efek Batavia, maka periode ini pada tanggal 11 Januari 1925 terbentuk Bursa Efek Surabaya . Pada tanggal 1 Agustus 1925 terbentuk Bursa Efek Semarang.

  • Periode Awal Kemerdekaan (1925-1952)

Perkembangan perdagangan efek pada periode ini berlangsung marak, namu tidak bertahan lama dikarenakan dihadapkan pada resesi ekonomi pada tahun 1929 dan pecahnya Perang Dunia II.

  • Periode Kebangkitan (1952-1977)

Tanggal 3 Juni 1952 telah diputuskan oleh rapat umum PPUE, Bursa Efek Jakarta kembali dibuka secara resmi oleh Menteri Keuangan.

  • Periode Pengaktifan Kembali (1977-1987)

Pasar modal tidak menjalankan aktivitasnya sampai tahun 1977. Penutupan pasar modal Indonesia tersebut tidak lepas dari orientasi politik pemerintah Orde Lama yang menolak modal asing dalam kebijakan nasionalisasi.

  • Periode Deregulasi (1987-1995)

Hambatan-hambatan yang yang merintangi perkembangan pasar modal telah disadari pemerintah.

  • Periode Kepastian Hukum (1995-sekarang)

Dampak positif dari kebijakan deregulasi telah menebalkan kepercayaan investor dan perusahaan terhadap pasar modal Indonesia.

  • Periode Menyongsong Independensi Bapepam

Saat ini posisi struktural Bapepam membuka peluang pihak-pihak lain untuk melakukan investasi demi kepentingan lain di luar soal penegakan hukum yang konsisten, tegas, adil dan imparsial.

Pada era globalisasi sekarang ini, hampir semua Negara menaruh perhatian lebih terhadap pasar modal karena memiliki peranan penting pada perkembangan suatu Negara. Pasar modal dipandang sebagai salah atu sarana yang efektif untuk ikut serta mempercepat pembangunan suatu Negara. Pasar modal merupakan bagian dari pasar finansial atau keuangan.

Berkat kemajuan teknologi, khususnya teknologi telekomunikasi dan transportasi telah menjadikan lingkungan budaya baru yaitu globalisasi. Lingkungan budaya global ini menimbulkan tuntutan-tuntutan baru pada lingkungan hukum dan ketatanegaraan yang mengatur hubungan antar bangsa. Untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan globalisasi ekonomi dan pembanguanan nasional secara bersamaan, pasar modal harus dapat memfasilitasi perkembangan ekonomi pasar. Informasi memgang peranan penting yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Adanya informasi yang lengkap, relevan, akurat dan tepat waktu sangat dibutuhkan oleh investor untuk melakukan analisis pasar modal dan melakukan pengambilan keputusan investasi secara rasional sehingga mendapatkan seperti apa yang diharapkan.

Di era globalisasi, pasar modal merupakan pendanaan yang cukup penting. Pasar modal di ibaratkan dengan mall atau pusat perbelanjaan, hanya saja yang membedakannya adalah barang-barang yang diperjualbelikan didalamnya. Era globalisasi yang melanda dunia saat ini telah membuat hubungan dan pergaulan antar masyarakat dunia semakin terbuka, batas-batas Negara dalam pengertian ekonomi dan hukum semakin erat dimana kedua hal ini selalu berjalan bersamaan. Dalam era globalisasi, setiap Negara wajib mentaati peraturan ekonomi regional dan organisasi ekonomi dunia serta tidak bebas atau terlarang menentukan aturan yang bertentangan atau tidak sesuai dengan aturan internasional yang telah di sepakati.

Aktivitas pasar modal di Indonesia telah berlangsung cukup lama yaitu sejak tahun 1912, dan ketika itu masih dilakukan oleh penjajahan Belanda. Setelah melewati masa kemerdekaan, pemerintahan Indonesia mengambil alih dan meneruskan kembali perdagangan efek yang telah dirintis oleh pemerintahan Hindia Belanda.

Dengan perkembangan pasar modal yang mengalami peningkatan yang sangat pesat terutama setelah pemerintahan melakukan berbagai regulasi, maka akan timbul fenomena baru yang harus diperhatikan oleh para praktisi dan akademisi di bidang hukum. Perekonomian di dunia pada era globalisasi di tandai dengan semakin interdependensi antar Negara yang semakin mengarah pada integrasi ekonomi secara global. Ketidakpastian berbagai aspek yang mencakup perekonomian dunia akan terus meningkat. Selama beberapa tahun terakhir pasar modal di Indonesia telah berkembang dengan pesat yang ditandai oleh melonjaknya jumlah saham yang diperdagangkan dan semakin tingginya volume perdagangan saham. Seiring dengan perkembangan keputusan investasi pasar modal juga semakin meningkat.




BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari pembahasan diatas, maka kesimpulannya adalah dengan adanya pasar modal kegiatan bisnis lembaga perbankan dan lembaga bukan bank bertambah apabila mereka mengambil posisi di pasar modal, seperti menjadi under, writer, guarantor, trustee, perantara perdagangan efek dan lain-lain sesuai dengan aturan main masing-masing. Semua ini dilakukan untuk mewujudkan sasaran pembangunan nasional, yakni menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan perkapita.

Pada saat ini pasar modal sudah berkembang pesat di Indonesia. Hanya saja masyarakat dapat mengakibatkan hancurnya pasar modal dikarenakan masyarakat tidak mengelolanya dengan baik. Dan berkat kemajuan teknologi telekomunikasi pula pasar modal dapat berkembang seperti sekarang ini.

B. Saran

adapun saran-saran yang dapat membantu memperbaiki pasar modal pada saat ini, antara lain :

  • Masyarakat mengelola pasar modal dengan baik.
  • Memperdagangkan saham sebanyak-banyaknya agar pendapatan Negara bertambah.
  • Memberikan pengetahuan mengenai pasar modal kepada masyarakat awam agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
  • Masyarakat dapat menggunakan teknologi telekomunikasi agar dapat mengetahui perkembangan tentang naik turunnya harga saham di Indonesia.




DAFTAR PUSTAKA

0 Comments:

Post a Comment